Skip to content
 

Surat dari Setan untuk kita

Berawal dari iseng-iseng muterin blog nya para kaskuser, akhirnya ketika nangkring di blognya mbah ruju saya menemukan sebuah postingan yang menancap langsung ke hati *lebay sedikit*. Dalam blog post ini ada sebuah surat yang menyebutkan isi hati nurani dari seekor (seorang, sebuah, sebiji, apapun itu) setan untuk kita manusia. Walaupun memang bertemakan Islami, namun bagi yang lain pastilah dapat menarik kesimpulan betapa teguran ini sangat diperlukan bagi kita yang terlena ;)

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktifitas harianmu.
Kau bangun tanpa sujud mengerjakan Subuhmu
Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan “Bismillah” sebelum memulai santapanmu.
Juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.

Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya….
Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku.
Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama.
Dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu.
Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah.
Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.
Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya.

Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.
Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku.
Dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.
Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH

Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA…
Siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani
Kita nonton film porno bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangya, guyon2an jorok, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua, tidak menghargai Masjid, dan berperilaku buruk.
TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja?

Ayolah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.
Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.
Ini hanya merupakan surat penghargaanku untuk mu.
Aku ingin mengucapkan ‘TERIMAKASIH’ karena sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.

Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.
Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.
Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.

thanks buat mbah ruju, mata saya yang sempat micing kini sudah mulai membuka kembali :)

  • Share/Bookmark

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons
Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes